Peran Orang Tua & Guru dalam Mengembangkan Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Sekolah Dasar
Penulis: Hendriana Sukarna Putra
Pendidikan
merupakan suatu hal untuk merubah sikap dan tingkah laku seseorang dengan
proses pendewasaan individu atau kelompok melalui suatu pengajaran dan
pelatihan. Pendidikan sangatlah penting bagi individu, karena seseorang tidak
akan mampu melakukan suatu hal tanpa diselingi dengan adanya suatu dukungan
baik dari diri sendiri maupun dari orang lain.
Pendidikan
diharapkan dapat mengambil bagian penting dalam mencerdaskan dan menanamkan
nilai-nilai karakter yang baik pada anak. Pendidikan karakter dalam konteks
pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai-nilai luhur yang berdasarkan
budaya bangsa Indonesia sendiri untuk mengupayakan membentuk dan membina anak
menjadi generasi penerus bangsa (Uli, 2018).
Dalam rangka
mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan kerjasama yang baik antara semua
pihak dalam mendidik serta membimbing anak ke arah yang lebih baik. Karena
pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, baik sekolah, orang tua, maupun
guru.
Peran orang tua
dan guru sangatlah penting dalam mengembangkan nilai-nilai karakter anak dan
memiliki dampak terhadap pencapaian prestasi akademik maupun non akademik anak.
Sebagai orang
yang meletakkan pendidikan dasar karakter anak, orang tua harus memiliki
kepribadian yang baik, karena anak bagaikan kertas putih yang bisa dituangkan
apapun, baik itu positif maupun negatif. Oleh karena itu, tugas orang tua
adalah memperkenalkan karakter yang baik kepada anak. Mulai dari
pembiasaan-pembiasaan sederhana di rumah sampai pada bagaimana berperilaku
dengan orang lain.
Selain orang
tua, guru juga memiliki peran yang sangat menentukan perilaku atau karakter
anak di sekolah. Guru lebih mengutamakan perbuatan dalam menanamkan nilai
pendidikan karakter (learn to do), sehingga guru juga ikut terlibat di
dalamnya. Sebagai orang yang ditiru, guru harus memiliki sikap yang baik, sopan
dalam berbicara, dan memiliki sikap toleransi yang tinggi. Hal ini dikarenakan
tugas guru bukan hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga
mengubah dan membentuk karakter anak, sehingga memiliki budi pekerti yang luhur
dan berkarakter.
Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan tanggung jawab dari semua orang tua dan guru dalam bersikap, berbuat, dan bertutur kata yang baik. Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan karakter anak berada ditangan orang tua dan guru sebagai pendidik dan memberikan teladan yang berkarakter, sebab keduanya dijadikan sebagai “bahan ajar” dalam bersikap dan berkepribadian. Selain itu, orang tua dan guru sangat diharapkan memberikan energi positif kepada anak sehingga menjadi manusia yang cerdas dan berkarakter.

1 Comments
Selamat membaca~
BalasHapus